Uji Efektivitas Antibakteri Ekstrak Buah Kesemek (Diospyros Kaki) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Pseudomonas Aeruginosa

Katherine Gunawan, Diaz Farrasizdihar, Therry Prosperita Karnifani Wau, Evan Charista Ziraluo, Yolanda Eliza Putri Lubis

Abstract


Bakteri pseudomonas adalah salah satu bakteri penyebab penyakit infeksi yang paling sering ditemukan. Pseudomonas aeruginosa sering terdapat pada floral usus dan kulit manusia, dan merupakan patogen utama dalam grup pseudomonas.Resistensi bakteri adalah salah satu masalah global yang sedang dihadapi pada negara berkembang maupun negara maju.Upaya-upaya yang dapat dilakukan yaitu mengontrol penggunaan antibiotik, mengembangkan penelitian untuk lebih mengerti tentang mekanisme resistensi secara genetik dan penemuan obat baru baik sintetik maupun yang berasal dari alam seperti pengunaan obat tradisional yang berasal dari tumbuhan sebagai antibakteri Buah kesemek (Diospyros Kaki)  merupakan salah satu jenis tanaman buah-buahan yang kaya akan zat antibakteri dan mempunyai potensi yang besar untuk dikembangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas antibakteri ekstrak buah kesemek (Diospyros Kaki) terhadap pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium dan metode difusi cakram pada bakteri Pseudomonas aeruginosa. Hasil penelitian menunjukan ekstrak buah kesemek memiliki efektivitas sangat lemah untuk menghambat pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa. Dengan hambatan paling besar pada tingkat konsentrasi 100% adalah sebesar 8,7 mm.

Kata Kunci: Ekstrak buah kesemek, antibakteri, Pseudomonas aeruginosa.


Full Text:

PDF

References


Jawetz, Melnick. et.al. (2012). Mikrobiologi Kedokteran, Alih Bahasa Aryandhito Widhi Nugroho et.al., editor edisi Bahasa Indonesia Adisti Adityaputri Edisi 25, EGC, Jakarta.

Biswal, I, Balvinder, S.A., Dimple, K & Neetushree. 2014. Incidence of multidrug resistant Pseudomonas aeruginosa isolated from burn patients and environment of teaching institution. J. Of Clinical And Diagnostic Research,8 ,5, 26-29

Rukmono P, Zuraida R. 2013 . Uji Kepekaan Antibiotik Terhadap Pseudomonas Aeruginosa Penyebab Sepsis Neonatus. 14(5): 332-333

Badan Pusat Statistik (BPS 2013) Perkebunan Indonesia diakses pada tanggal 4 November 2018

Ridwan, H, dan Iskandar. 2005. Kajian Sistem Usahatani Buah Kesemek (Diosphyros kaki L.f) dan Permasalahannya Di Kabupaten Garut – Jawa Barat. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Vol. 8, No.1.

Farnsworth, N.R. 1996. Biological and Phytochemical Screening of Plants. Journal of Pharmaceutical Science. 55(3) : 263

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 1995. Materi Medika Indonesia. Edisi IV. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Hal 323-325.

Harborne, J.B. 1987 Metode Fitokimia Penuntun Cara Modern Menganalisa Tumbuhan. Penerbit ITB. Bandung.

Harahap, H. I. 2012. Daya Hambat Ekstrak Etanol Bunga Rosella (Hibiscus sabdarifa L.) terhadap Pertumbuhan Jamur Candida albicans secara In Vitro. Skripsi. Banda Aceh: Universitas Syiah Kuala

Bordbar, S., Anwar, F., dan Saari, N. 2011. High Value Compounds and Bioactive From Sea Cucumber for Functional Foods-A Review. Journal Marine Drugs. 1660-3379 (9): 1772, 1779, 1790.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.