Uji Aktivitas Anti Diabetes Ekstrak Etanol Daun Senggani (Melastoma Malabathrium L) Pada Mencit Jantan Yang Diinduksi Aloksan

Mita Sahara, Maxwel Simanjntak, Yoridha Aulia, Yustina Zai, Masdalena Masdalena

Abstract


Di Amerika Serikat, berdasarkan “ 2011 National Diabetes Fact Sheet ” terdapat sebanyak 25,8 juta orang (8,3% dari populasi) menderita Diabetes Melitus. Kasus yang didiagnosis pada tahun 2010 sebanyak 1,9 juta kasus Sebanyak 346 juta orang di dunia menderita Diabetes, dan diperkirakan mencapai 380 juta jiwa pada tahun 2025. Daun senggani (Melastoma malabathrium L) memiliki potensi antioksidan in vitro, yang didukung oleh tingginya kandungan flavonoid dan vitamin C) di dalamnya. Senyawa antioksidan diketahui mampu memperbaiki indeks atherogenik dan sekresi insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa dan terkandung dan apakah senyawa yang terdapat pada daun senggani bisa menurunkan kadar gula darh pada mencit.. kondisi hyperglikemi pada mencit didapat dari hasil induksi alloxan. Sebagai hewan percobaannya digunakan 20 ekor mencit jantan  2-3 bulan, berat badan antara 23,0- 38,0 g. Setelah dilakukan adaptasi selama 1 minggu, tikus dipuasakan semalam, lalu keesokan harinya diinduksi alloxan dengan dosis 150 mg/kg bb, Ditimbang aloksan sebanyak 0.075 gram kemudian dilarutkan dalam 5 ml Nacl 0.9% dalam keadaan dingin. Jadi pembuatannya: 150 mg dilarutkan dalam 10 ml. jumlah yang disuntikkan 1% dari bb hewan dosis 120 mg/kg berat badan (BB) secara intraperitoneal. Satu minggu kemudian, tikus di uji kadar glukosa darahnya menggunakan glucometer(easy touch GCU), Melalui vena lateralis ekor tikus, darah diamati hasilnya dengan  glucotest strip ( Easy Touch.GCU strip test) setelah 5 detik . Mencit dengan kadar glukosa darah > 200 mg/dL, dipilih sebagai hewan percobaan, kemudian dibagi menjadi 5 kelompok masing-masing 4 ekor. Kelompok I, Kelompok kontrol negatif yaitu mencit yang diinduksi larutan CMC Na 0,5% sebanyak 1% BB, Kelompok II kontrol positif yaitu diberi larutan glibenklamid, Kelompok III Kelompok larutan uji yaitu mencit diberikan ekstrak etanol daun senggani dengan dosis 100 mg/Kg BB, Kelompok ke IV Kelompok larutan uji yaitu mencit diberikan ekstrak etanol daun senggani dengan dosis 200 mg/Kg BB, Kelompok ke V  : Kelompok larutan uji yaitu mencit diberikan ekstrak etanol daun senggani dengan dosis 400 mg/Kg BB Masing-masing kelompok diberi perlakuan selama 2 minggu berturut-turut, pengukuran kadar glukosa darah diukur pada hari ke-0, 3, 6, 9, 12, dan 15 menggunakan alat ukur glucometer, setiap penginduksian melalui oral.

Kata Kunci: Ekstrak Daun Senggani , Diabetes- Alloxan, Mencit


Full Text:

PDF

References


American Diabetes Association (ADA), 2011.Diagnosis and Classification of Diabetes Mellitus

Bustan, M.N., 2007. Epidemiologi Penyakit Tidak Menular. Cetakan 2 Rineka Cipta, . Jakarta.

Soedibyo B. R. A. M., 1998. Alam Sumber Kesehatan Manfaat dan Kegunaan. Jakarta: Balai Pustaka. pp: 81.

Anonim, 1979, Farmakope Indonesia, Edisi ketiga, 591, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Bartosikova, L., Nieces, J., Succhy, V., Kubinov, R., Vesala, D. dan Benes, L. (2003). Monitoring of antoxidative effect of morine in alloxan-induced diabetes mellitus in thelaboratory rat. Acta Veterinaria Brno 72: 191-200.

Anonim, 1995, Farmakope Indonesia, Edisi IV, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta

Dalimartha, setiawan. 1999. Atlas Tumbuhan Obat Jilit 1. Jakarta: Trubus Agriwidya.

Ardekani, M.A. dan Ardekani, A.S. (2007). Effect of vitamin C on blood glucose, serumlipids and serum insulin in type II diabetes patients. Indian Journal of Medical Research 126: 471-474.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.