Sistem Catu Daya Penghasil Air Alkali Dengan Modul Solar Cell Menggunakan Penyimpanan Pada Baterai

Raisa Syahida Salsabila, Ekki Kurniawan, Mohamad Ramdhani

Abstract


Air alkali memiliki pH yang lebih basa daripada air biasa dengan pH sekitar 8,0-11,0. Menurut pakar teknologi Ray Kurzwell, air alkali memiliki Potensial Oksidasi Reduksi (ORP) yang tinggi, yang memiliki kemampuan menetralisir radikal bebas. Catu daya yang digunakan untuk elektrolisis air ini berasal dari sumber energi terbarukan yaitu dengan menggunakan energi dari sinar matahari. Pemanfaatan energi matahari secara langsung melalui modul solar cell tentunya tidak dapat digunakan dalam 24 jam atau full satu hari. Untuk mengatasi hal tersebut, maka dibutuhkan sumber catu daya lain yang dapat digunakan ketika daya yang dihasilkan oleh solar cell tidak mencukupi. Catu daya cadangan yang dipakai berupa baterai. Sistem ini menggunakan catu daya baterai yang mana baterai tersebut diisi dengan sumber utama berupa solar cell. Sistem catu daya cadangan yang dibuat maka dapat dilakukan elektrolisis air yang mengubah pH menjadi 8 – 9 dalam waktu 6 jam dengan tegangan output sebesar 246.2 volt, arus outputnya 28.45 mA, daya yang dihasilkan sebesar 7.03 watt.

Kata Kunci: Solar cell, Air Alkali, Elektrolisis Air, Pengisian baterai, pH

Full Text:

PDF

References


Shirata, S., T, H., & K, T. (2012). Advanced research on the health benefit of reduced water. Trends in Food Science and Technology. Elservier Ltd, 124-31.

Wahyuningtiyas, Y. (2016). Pengaruh Pemberian Air Alkali Terionisasi Terhadap Kualitas Hidup Anak Asma.

Murtie, A., & Yahya, M. (2015). Khasiat Air Alkali Plus Antioksidan. Jakarta: PT Bhuana Ilmu Populer.

Wiley, H., Sons, & Inc. (2012). Smart Grid ; Fundamentals of Design and Analysis, First Edition. In J. Momoh. Institute of Electrical and Electronics Engineers.

Editiya, D. (2018, April 13). Retrieved from http://notes.dimaseditiya.net

Supiah, I. (2010). Perilaku Sel Elektrolisis Air dengan Elektroda Stainless Steel. 978-979-98117-7-6.

Accu, P. (2018, April 10). Retrieved from www.accu-products.com

Astria, F., Subito, M., & WIria, D. (September, 2014). Rancang Bangun Alat Ukur pH dan Suhu Berbasis Short Message. Mektrik, Vol. 1 No. 1.

Kurniawan, E., & Basuki, R. (2016). Data Analysis of Li-Ion and Lead Acid Batteries. ISBN: 978-1-4673-9879-4 @ IEEE.

Mazloomi, K., Sulaiman, N. b., & Moayedi2, H. (2012). An Investigation into the Electrical Impedance of Water Electrolysis Cells – With a View to Saving Energy. International Journal of Electrochemical Science, 3466 - 3481.

Sadewo, R. A., Ekki, Kurniawan., & Adam, K. B. (2017). Perancangan dan Implementasi Pengisian Baterai Lead Acid. e-Proceeding of Engineering : Vol.4, No.1, (pp. 26-35).

Yuskar, R. I., R, A., & Purnama, I. (2018). Sistem Penerangan Jalan Umum Bertenaga Surya. Bandung: Universitas Telkom.

Setyadi, A., & Permana, P. S. (Desember, 2015). Rancang Bangun Alat Penghasil Air Alkali sebagai Pengobatan Aalternatif Berbasis Mikrokontroller. Jurnal Ilmiah Go Infotech, 17-24


Refbacks

  • There are currently no refbacks.