Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Ketua Danru Terbaik Menggunakan Metode ARAS

Saskia Winda Sari, Bister Purba

Abstract


Sistem Pendukung Keputusan (SPK) atau Decision Support System (DSS) adalah sebuah sistem yang mampu memberikan kemampuan pemecahan masalah maupun kemampuan pengkomunikasian untuk masalah dengan kondisi semi terstruktur dan tak terstruktur. SPK bertujuan untuk menyediakan informasi, membimbing, memberikan prediksi serta mengarahkan kepada pengguna informasi agar dapat melakukan pengambilan keputusan dengan lebih baik. Dalam penerapan  sistem pendukung keputusan, sangat mempengaruhi hasil yang dalam menetukan pemilihan ketua danru terbaik, sangking banyaknya metode yang berkembang pada saat ini diantaranya SAW, PSI, MOORA, dan ARAS metode-metode tersebut memiliki kekurangan dan kelebihan. Dalam penelitian ini menggunakan satu metode yaitu metode ARAS (additive ratio assessment)  merupakan metode yang digunakan untuk perangkingan.Ketua Danru atau kepala regu merupakan orang yang harus mempunyai tanggung jawab besar terhadap anggotanya,biasanya ketua Danru itu digunakan di instasi pemerintahan atau perusahaan.

Kata Kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Pemilihan Ketua Danru Terbaik, Metode ARAS


Full Text:

PDF

References


Esra; and AyĢegül, “AIR CONDITIONER SELECTION PROBLEM WITH COPRAS AND ARAS METHODS,” Manas J. Soc. Stud., vol. 5, no. 2, 2016.

Tetty Rosmaria Sitompul dan Nelly Astusti Hasibuan, “Untuk Security Service Menggunakan Metode Aras,” vol. 2, no. 1, pp. 1–9, 2018.

H. Susanto, “Penerapan Metode Additive Ratio Assessment ( Aras ) Dalam Pendukung Keputusan Pemilihan Susu Gym,” Maj. Ilm. INTI, vol. 13, pp. 1–5, 2018.

Mesran, G. Ginting, Suginam, and R. Rahim, “Implementation of Elimination and Choice Expressing Reality ( ELECTRE ) Method in Selecting the Best Lecturer ( Case Study STMIK BUDI DARMA ),” Int. J. Eng. Res. Technol. (IJERT, vol. 6, no. 2, pp. 141–144, 2017.

L. Ciky et al., “Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Team Leader Shift Terbaik Dengan Menggunakan Metode Aras Studi Kasus Pt . Anugrah Busana Indah,” vol. 13, 2018.

M. Sianturi, J. Tarigan, N. P. Rizanti, and A. D. Cahyadi, “Sistem Pengambilan Keputusan Pemilihan Jurusan Terbaik Pada SMK Menerapkan Metode Weight Aggregated Sum Product Assesment ( WASPAS ),” no. 20, pp. 160–164, 2018.

D. Nofriansyah and S. Defit, Multi Criteria Decision Making (MCDM) pada Sistem Pendukung Keputusan. 2018.

Kusrini, Sistem Pendukung Keputusan dan Aplikasinya. Yogyakarta: Andi, 2007.

S. Kusumadewi, S. Hartati, A. Harjoko, and Retantyo Wardoyo, “Fuzzy Multi Attribute Decision Making (FUZZY MADM),” Ed. Pertama Cetakan Pertama. Graha Ilmu. Yogyakarta., 2006.

G. Ginting, Fadlina, Mesran, A. P. U. Siahaan, and R. Rahim, “Technical Approach of TOPSIS in Decision Making,” Int. J. Recent Trends Eng. Res., vol. 3, no. 8, pp. 58–64, 2017.

E. K. Zavadskas and Z. Turskis, “A new additive ratio assessment ( ARAS ) method in multicriteria decision ‐ making,” vol. 8619, 2011.

M. A. Hasmi, B. Nadeak, N. Sitompul, and M. Mesran, “SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN INSTRUKTUR FITNESS MENERAPKAN METODE ADDITIVE RATIO ASSESSMENT ( ARAS ) ( STUDI KASUS : VIZTA GYM MEDAN ),” KOMIK (Konferensi Nas. Teknol. Inf. dan Komputer), vol. 2, no. 2010, pp. 121–129, 2018.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.