SPK Pemilihan Konten Youtube Layak Tonton Untuk Anak-Anak Menerapkan Metode Additive Ratio Assessment (ARAS)

Heri Syahputra, Muhammad Syahrizal, Suginam Suginam, Surya Darma Nasution, Bister Purba

Abstract


Youtube sendiri adalah situs sosial media tempat untuk menonton dan berbagi vidio. Dari banyaknya vidio yang beredar, banyak vidio yang tidak layak tonton untuk anak-anak, ini semua karena vidio tersebut mengandung kekerasan, sex, ataupun hal buruk lainnya, yang berbahaya jika ditonton oleh anak-anak yang belum mengetahui yang mana yang baik dan buruk. Dari penjelasan tersebut peneliti tertarik melakukan  penelitian dengan menerapkan metode Additive Ratio Assessment (ARAS), dalam suatu sistem keputusan. Dengan tujuan untuk membantu orang tua dalam melakukan pengawasan untuk anak-anaknya diwebsite youtube tersebut. Sistem Pendukung Keputusan (SPK) adalah sistem yang dapat membantu seseorang, dalam mengambil suatu keputusan yang akurat dan tepat sasaran. Banyak permasalahan yang dapat diselesaikan dengan menggunakan SPK contohnya banyak orang tua yang bingun dalam memilih konten yang layak tonton untuk anak mereka, disini fungsi sistem ini dibuat.

Kata Kunci: SPK Pemilihan Konten Youtube Layak Tonton Untuk Anak, Metode ARAS

Full Text:

PDF

References


“youtube,” 2018. .

R. F. Nanuru, K. Youtube, and T. Modern, “Kajian mengenai YouTube sebagai seni berwawasan teknologi modern diawali dengan fenomena yang terjadi belakangan ini, dimana banyak sekali orang atau kelompok menjadi ‘ngetop’ karena situs ini.,” 2013.

L. Masithoh, “Pengaruh Tayangan Televisi terhadap Perilaku Agresif Pada Anak 4-6 Tahun Ditaman Kanak-Kanak Kec.Jati Kab.Kudus,” Universitas Negri semarang, 2015.

Tetty Rosmaria Sitompul dan Nelly Astusti Hasibuan, “Untuk Security Service Menggunakan Metode Aras,” vol. 2, no. 1, pp. 1–9, 2018.

H. Susanto, “Penerapan Metode Additive Ratio Assessment ( Aras ) Dalam Pendukung Keputusan Pemilihan Susu Gym,” Maj. Ilm. INTI, vol. 13, pp. 1–5, 2018.

L. Ciky et al., “Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Team Leader Shift Terbaik Dengan Menggunakan Metode Aras Studi Kasus Pt . Anugrah Busana Indah,” vol. 13, 2018.

M. A. Hasmi, B. Nadeak, N. Sitompul, and M. Mesran, “SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN INSTRUKTUR FITNESS MENERAPKAN METODE ADDITIVE RATIO ASSESSMENT ( ARAS ) ( STUDI KASUS : VIZTA GYM MEDAN ),” KOMIK (Konferensi Nas. Teknol. Inf. dan Komputer), vol. 2, no. 2010, pp. 121–129, 2018.

K. N. Sistem et al., “BERPRESTASI SMK KRISTEN TOMOHON MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE,” pp. 484–489, 2017.

M. K. Dicky, NofriansyahS.Kom and M. S. Prof. Dr, Sarjon, Defit, S.Kom, MULTI CRITERIA DECISION MAKING PADA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN, Pertama. YOGYAKARTA: CV. Budi Utama, 2017.

G. Ginting, Fadlina, Mesran, A. P. U. Siahaan, and R. Rahim, “Technical Approach of TOPSIS in Decision Making,” Int. J. Recent Trends Eng. Res., vol. 3, no. 8, pp. 58–64, 2017.

Mesran, G. Ginting, Suginam, and R. Rahim, “Implementation of Elimination and Choice Expressing Reality ( ELECTRE ) Method in Selecting the Best Lecturer ( Case Study STMIK BUDI DARMA ),” Int. J. Eng. Res. Technol. (IJERT, vol. 6, no. 2, pp. 141–144, 2017.

I. H. Vidiansyah, “Sistem Rekomendasi Pemilihan Sekolah Taman Kanak-Kanak Dengan Metodepromethee,” pp. 1–15, 2016.

Kusrini, Sistem Pendukung Keputusan dan Aplikasinya. Yogyakarta: Andi, 2007.

S. Kusumadewi, S. Hartati, A. Harjoko, and Retantyo Wardoyo, “Fuzzy Multi Attribute Decision Making (FUZZY MADM),” Ed. Pertama Cetakan Pertama. Graha Ilmu. Yogyakarta., 2006.

Esra; and AyĢegül, “AIR CONDITIONER SELECTION PROBLEM WITH COPRAS AND ARAS METHODS,” Manas J. Soc. Stud., vol. 5, no. 2, 2016.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.