Hubungan Implementasi Total Quality Management (TQM), Kinerja Pegawai Dengan Meningkatkan Kualitas Pelayanan Administrasi

Khairani Sakdiah, Mhd Zulkifli Hasibuan

Abstract


Manajemen mutu terpadu  atau yang dikenal juga dengan Total Quality Manajen (TQM), juga dapat diartikan sebagai perpaduan semua fungsi dari perusahaan ke dalam falsafah holistik yang dibangun berdasarkan konsep kualitas, teamwork, produktifitas dan pengertian serta kepuasan pelanggan. Selain itu manajemen mutu terpadu juga didefenisikan sebagai sistem manajemen yang mengangkat kualitas sebagai strategi usaha dan berorientasi pada kepuasan pelanggan dengan melibatkan seluruh anggota organisasi. Mengacu pada konsepsi tersebut di atas, dapat diketahui bahwa manajemen mutu terpadu disesuaikan dengan sifat dasar sekolah/madrasah sebagai organisasi jasa kemanusiaan melalui pengembangan pembelajaran yang berkualitas, untuk melahirkan lulusan yang sesuai dengan harapan. Keberadaan pegawai merupakan aspek yang terpenting bagi terwujudnya rencana organisasi yang telah ditetapkan. Peranan sumber daya manusia akan semakin penting ketika berada pada era globalisasi yang penuh dengan tantangan. Mengingat hal tersebut, sudah menjadi sebuah keharusan bagi organisasi untuk memperhatikan pengelolaan sumber daya manusia. Salah satu cara dalam menghadapi tantangan tersebut adalah dengan meningkatkan kinerja pegawainya. Kinerja pegawai akan mencerminkan kinerja organisasi. Maka dengan adanya TQM tersebut dapat meningkatkan kinerja pegawai dan dapat meningkatkannnya kualitas pelayanan kepada para siswa yang menjadi pelanggan utama kita. Pada penelitian di SMK Al Washliyah 3 Medan sudah mulai menerapkan TQM ini dengan sebaik baiknya. Dan hasil penelitian menujukkan bahwa TQM di sekolah tersebut sudah mulai dijalankan, dengan adanya menerpkan TQM tersebut di sekolah maka kinerja pegawai akan semakin baik begitu juga kualitas juga dapat ditingkatkan dengan adanya penerapan TQM tersebut. Bila tidak adanya TQM maka kinerja kita tentu akan kurang baik, karena dengan adanya TQM tersebutlah pimpinan dapat mengukur kinerja para pegawai, dengan menggunakan pilar pilar dasar TQM, yaitu : Fokus kepada pelanggan, Perbaikan berkesinambungan dan perbaikan total. Dan dengan adanya pilar ataupun indicator  TQM dapat diukur keberhasilannya manajemen suatu instansi atau organisasi seperti sekolah SMK 3 Al washliyah Medan.

Kata Kunci :  TQM, Kinerja pegawai, Kualitas , Pelayanan


Full Text:

PDF

References


Tan & Hunter (2002), The Repertory Girl Technique: A Method for Study of Cognition in Information System, MIS Quarterly, 20 (1).

Pradiansyah A. (1998), “Corporate Restructuring: Mempertimbangkan Faktor Manusia”, Usahawan, 27, page 15-18.

Anwar Prabu Mangkunegara, 2003, perencanaan dan pengembangan Sumber Daya Manusia, Bandung, PT Refika Aditama.

_______________________, 2005, Evaluasi kinerja SDM, Bandung, PT Refika Aditama. Abdul Latief, 1993, membangun SDM yang mandiri dan professional, pemikiran Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia, Jakarta Departemen Tenaga Kerja R.I .

As’ad Moh, 2000, Psikologi Industri, Yogyakarta : Liberty Ahmad S. Ruky, 2001, system Manajemen Kinerja, Jakarta : Gramedia Pustaka Utama Al Rasyid, Harum. 1998, Statistika Sosial, Program Pasca Sarjana UNPAD, Bandung.

Arikunto, Suharsimi, 2006, Prosedure Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, PT. Rineka Cipta, Jakarta.

Dessler, Gary, 2000, Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi Kedua, Jakarta :PT. Prenhalindo.

Hani Handoko, 2008, Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia, Edisi 2, Yogyakarta, BPFE.

Malayu S.P , Hasibuan , 1996, Organisasi & Motivasi , Jakarta, PT. Bumi aksara.

Malayu S,P , Hasibuan , 2003, Manajemen Sumber Daya Manusia, Jakarta, PT. Bumi Aksara. Nana Syaodih Sukmadinata, 2008, 2008, Metode Penelitian Pendidikan, Bandung, PT. Remaja Rosdakarya.

Pambudi Tika, 2006, Budaya Organisasi Dan Peningkatan Kinerja Perusahan, Jakarta, PT Bumi Aksara. Panduan Studi, Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI), Bandung, tahun Akademik 2007-2008.

Sondang P Siagian, 1995, Filsafat Administrasi, Jakarta PT. Toko Gunung Agung.

Suhaimi Arikunto, 1996, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Edisi Revisi II, Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Winardi, 2001, Motivasi & Pemotivasian Dalam Manajemen, Jakarta , PT RAJAGRAFINDO

Wahyudi Bambang, 1996, Manajemen Sumber Daya Manusia , Bandung :

Sulita. Widjana, Adang, 2005, Pengaruh Budaya kerja dan pola Pengembangan karier terhadap kepuasan kerja serta implikasinya kepada kinerja pegawai, Disertasi Universitas Padjajaran Bandung.

Achmad Ichsan, 2000, Pendidikan dan Pelatihan, Jakarta, Pembimbing Masa

Tjiptono dan Diana, 2001, Total Quality Management, Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.

Hartarini dkk, Analisa penerapan TQM terhadap kinerja karyawan pada PG Soedhono Ngawi, Ekomaks vo.1 no.2 sep. 2012.

Pasaribu, “Pengaruh komitmen, persepsi dan penerapan pilar dasar TQM terhadap kinerja manajerial ( Survei pada BUMN manufaktur di Indonesia). Jurusan akuntansi dan keuangan, Vol. II no.2, Nov 2009 : 65-75)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Seminar Nasional Sains dan Teknologi Informasi (SENSASI)