Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Desainer Interior Terbaik Dengan Metode Weighted Aggregated Sum Product Assesment (WASPAS)
Abstract
Sistem Pendukung Keputusan (SPK) adalah sistem yang dapat membantu seseorang dalam mengambil keputusan yang akurat dan tepat sasaran. Untuk membantu menentukan Desainer Interior terbaik dibutuhkan suatu system pendukung keputusan. Pada penelitian ini digunakan metode Weighted Aggregated Sum Product Assesment (WASPAS) untuk menentukan Desainer Interior terbaik, ada beberapa kriteria yang menjadi dasar pengambilan keputusan antara lain, pengalaman, kualitas, keahlian,kinerja. Setiap orang pasti menginginkan ruangan yang nyaman dan indah baik ruangan pribadi maupun ruangan kerja.namun kegiatan memperindah dan mempernyaman ruang sudah menjadi tradisi lama, desainer interior haruslah memiliki bakat dan kemampuan untuk menciptakan ruangan yang indah. Tidak semua desainer memiliki bakat dan kemampuan dan keahlian yang sama maka untuk memilih desainer terbaik karena itu dalam penelitian ini akan menyelesaikan dengan mengimplementasikan dengan metode Weight Aggregated Sum Product Assesment (WASPAS). Perkembangan dunia properti kian hari terus meningkat terutama di kota besar, hal ini sering dengan peningkatan jumlah penduduk dan kebutuhan akan hunian atau tempat tinggal.
Kata Kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Pemilihan Desainer Interior, Metode WASPASFull Text:
PDFReferences
A. S. Honggowibowo et al., “Desain Interior Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process ( Ahp ),” vol. 20, no. 2008, pp. 1–8, 2008.
N. E. M. Nutrisia Dewi, “Program studi desain interior sekolah tinggi desain bali,” J. Desain Inter., vol. II, no. 1, 2015.
E. K. Zavadskas, J. Antucheviciene, J. Saparauskas, and Z. Turskis, “MCDM methods WASPAS and MULTIMOORA: Verification of robustness of methods when assessing alternative solutions,” Econ. Comput. Econ. Cybern. Stud. Res., vol. 47, no. 2, 2013.
P. Simanjuntak, I. Irma, N. Kurniasih, M. Mesran, and J. Simarmata, “Penentuan Kayu Terbaik Untuk Bahan Gitar Dengan Metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment ( WASPAS ),” J. Ris. Komput., vol. 5, no. 1, pp. 36–42, 2018.
S. Kusumadewi, S. Hartati, A. Harjoko, and Retantyo Wardoyo, “Fuzzy Multi Attribute Decision Making (FUZZY MADM),” Ed. Pertama Cetakan Pertama. Graha Ilmu. Yogyakarta., 2006.
Kusrini, Konsep Dan Aplikasi Pemdukung Keputusan. Yogyakarta: Andi, 2007.
G. Ginting, Fadlina, Mesran, A. P. U. Siahaan, and R. Rahim, “Technical Approach of TOPSIS in Decision Making,” Int. J. Recent Trends Eng. Res., vol. 3, no. 8, pp. 58–64, 2017.
Mesran, P. Ramadhani, A. Nasution, D. Siregar, Fadlina, and A. P. U. Siahaan, “Implementation of Complex Proportional Assessment Method in the Selection of Mango Seeds,” Int. J. Sci. Res. Sci. Technol., vol. 3, no. 7, pp. 397–402, 2017.
S. Opricovic and G.-H. Tzeng, “Compromise solution by MCDM methods: A comparative analysis of VIKOR and TOPSIS,” Eur. J. Oper. Res., vol. 156, no. 2, pp. 445–455, Jul. 2004.
E. D. Marbun, L. A. Sinaga, E. R. Simanjuntak, D. Siregar, and J. Afriany, “Penerapan Metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment Dalam Menentukan Tepung Terbaik Untuk Memproduksi Bihun,” vol. 5, no. 1, pp. 24–28, 2018.
S. Sugiarti, D. K. Nahulae, T. E. Panggabean, and M. Sianturi, “Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Kebijakan Strategi Promosi Kampus Dengan Metode Weighted Aggregated Sum Product Assesment ( WASPAS ),” vol. 5, no. 2, pp. 103–108, 2018.
F. Nuraeni and U. Falah Purnama, “Sistem Pendukung Keputusan Pemberian Kredit Usaha Rakyat ( KUR ) Menggunakan Metode Weighted Product,” Konf. Nas. Sist. Inform., vol. 5, no. 2, pp. 9–10, 2015.
S. Barus, V. M. Sitorus, D. Napitupulu, M. Mesran, and S. Supiyandi, “Sistem Pendukung Keputusan Pengangkatan Guru Tetap Menerapkan Metode Weight Aggregated Sum Product Assesment ( WASPAS ),” MEDIA Inform. BUDIDARMA, vol. 2, no. 2, pp. 10–15, 2018.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2018 Seminar Nasional Sains dan Teknologi Informasi (SENSASI)