Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Karyawan Terbaik dengan Metode AHP dan WASPAS
Abstract
Kualitas kinerja setiap karyawan dalam sebuah perusahaan atau instansi sangat menjadi penentu berhasil atau tidaknya tujuan sebuah perusahaan. Oleh sebab itu, dalam sebuah perusahaan atau instansi perlu diadakan penilaian kinerja kepada setiap karyawannya agar karyawan dapat bekerja secara kompetitif dan profesional. Dalam memilih karyawan terbaik di dalam sebuah perusahaan, memiliki ketentuan dan kriteria- kriteria tertentu. Adapun yang menjadi ketentuan dan kriteria-kriteria dalam pemilihan karyawan terbaik di dalam sebuah perusahaan adalah kejujuran (integrity), tanggung jawab, penampilan, prestasi, kehadiran. Dalam menentukan karyawan terbaik dalam sebuah perusahaan atau instansi diperlukan metode yang tepat dan akurat diantaranya metode AHP (analytical hierarchy process) dan WASPAS (weighted aggregated sun product assesment), yang mana dalam proses pengambilan keputusan dilakukan dengan menilai alternatif kriteria yang telah ditetapkan yaitu dengan urutan kepentingan tingkat kriteria kejujuran (integrity), tanggung jawab, penampilan, prestasi, kehadiran.
Kata Kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Metode WASPAS, Metode AHP, Karyawan
Full Text:
PDFReferences
I. D. Ayu and E. K. A. Yuliani, “Sistem pendukung keputusan pemilihab karyawan terbaik dengan metode analytical hierarchy proses,” Manaj. Inform. dan Komput. Pontianak, vol. V, pp. 21–26, 2016.
I. Wijaya, “Penerapan Metode AHP dan VIKOR Dalam Pemilihan Karyawan Berprestasi,” pp. 301–309, 2019.
R. Manurung, Fitriani, Retnowati Sitanggang, F. T. Waruwu, and Fadlina, “Penerapan Metode Weighted Aggregated Sum Product Assesment ( WASPAS ) Dalam Keputusan Penerimaan Beasiswa Bidik Misi,” JURIKOM (Jurnal Ris. Komputer), vol. 5, no. 1, pp. 148–151, 2018.
K. Safitri, F. T. Waruwu, and M. Mesran, “SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN KARYAWAN BERPRESTASI DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIEARARCHY PROCESS (Studi Kasus : PT.Capella Dinamik Nusantara Takengon),” MEDIA Inform. BUDIDARMA, vol. 1, no. 1, Feb. 2017.
E. Turban, J. E. Aronson, and T. Liang, “Decision Support Systems and Intelligent Systems.”
S. Kusumadewi, S. Hartati, A. Harjoko, and R. Wardoyo, Fuzzy Multi-Attribute Decision Making (Fuzzy MADM). Yogyakarta: Graha Ilmu, 2006.
D. Nofriansyah and S. Defit, Multi Criteria Decision Making (MCDM) pada Sistem Pendukung Keputusan. 2018.
D. Bogdanovic, D. Nikolic, and I. Ivana, “Mining method selection by integrated AHP and PROMETHEE method,” An. Acad. Bras. Cienc., vol. 84, no. 1, pp. 219–233, 2012.
E. D. Marbun, L. A. Sinaga, E. R. Simanjuntak, D. Siregar, and J. Afriany, “Penerapan Metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment Dalam Menentukan Tepung Terbaik Untuk Memproduksi Bihun,” vol. 5, no. 1, pp. 24–28, 2018.
S. Chakraborty and E. K. Zavadskas, “Applications of WASPAS Method in Manufacturing Decision Making,” Informatica, vol. 25, no. 1, pp. 1–20, 2014.
N. M. Masitah Handayani, “IMPLEMENTASI METODE WEIGHT AGGREGATED SUM PRODUCT ASSESMENT (WASPAS) DALAM PEMILIHAN KEPALA LABORATORIU,” no. Kisaran, Asahan, Sumu, p. hlm. 253 – 258.
E. K. Zavadskas, J. Antucheviciene, J. Saparauskas, and Z. Turskis, “MCDM methods WASPAS and MULTIMOORA: Verification of robustness of methods when assessing alternative solutions,” Econ. Comput. Econ. Cybern. Stud. Res., vol. 47, no. 2, 2013.
S. Barus, V. M. Sitorus, D. Napitupulu, M. Mesran, and S. Supiyandi, “Sistem Pendukung Keputusan Pengangkatan Guru Tetap Menerapkan Metode Weight Aggregated Sum Product Assesment ( WASPAS ),” MEDIA Inform. BUDIDARMA, vol. 2, no. 2, pp. 10–15, 2018.
T. N. Sianturi, L. Siburian, R. G. Hutagaol, and S. H. Sahir, “Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Pegawai Bank Terbaik Menggunakan Metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment ( WASPAS ),” pp. 625–631, 2018.
E. Purba, “Peranan Teknologi Informasi Dalam Mengefektifkan Keputusan Pemberian Dana Corporate Social Responsibilty ( CSR ),” Media Inform. Budidarma, vol. 2, no. 3, pp. 69–75, 2018.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2019 Seminar Nasional Sains dan Teknologi Informasi (SENSASI)