Uji Kinerja dan Analisis Ekonomi Mesin Pengupas Buah Kopi (Pulper)

Andia Achmadi Wicaksana

Abstract


PT. Malabar Indonesia bergerak dibidang agrobisnis kopi arabika. Badan usaha ini mengolah kopi regular maupun kopi luwak. Proses pengerjaan yang dilakukannya bergerak dari tahap awal sampai pada proses produksi pengolahan kopi yang dilakukan PT. Malabar Indonesia ini sudah menggunakan teknologi dengan menggunakan mesin-mesin yang cukup memadai, diantaranya mesin pengupas kulit buah kopi (pulper), Akan tetapi mesin yang digunakan belum dilakukan uji kinerja dan analisis ekonomi, maka perlu dilakukan pengujian. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis yaitu dengan melakukan pengukuran, pengamatan dan perhitungan terhadap kinerja dan finansial mesin tersebut. Hasil uji kinerja terhadap mesin pengupas buah kopi yang berda di PT. Malabar Indonesia mempunyai kapasitas teoritis sebesar kg/jam, kapasitas aktual mesin sebesar 147,59 kg/jam, efisiensi mesin sebesar 22,26%, konsumsi bahan bakar sebesar 7,3 /jam, kebutuhan daya 0,25 HP, energi spesifik 4,810 kJ/kg, indeks performansi sebesar 0,50 rendeman pengupasan sebesar 61,8%  dan tingkat kebisingan mesin rata-rata tanpa beban 74,09 dB dengan beban 82,98 dB. Hasil analisis ekonomi mesin telah memenuhi syarat NPV>0 dengan nilai NPV 50,662,390, BC Ratio>1 dengan nilai BC Ratio 1,57. IRR > suku bunga MARR (9%) dengan nilai IRR 87,94%.

Kata Kunci: Analisis Ekonomi, Mesin Pulper Kopi, Produksi, Uji Kinerja

Full Text:

PDF

References


Blank, L and A. Tarquin.2006. Engineering Economy, Mc Grawhill. New York.

BSN, 2010 SNI 7601:2010. Paramater Pengujian

BSN, 2008 SNI 01-2907-2008. Pengujian Kadar Air Kopi

Chase, C., 2006. Solid Notes 10, The University of Akron

Ditjenbun. 2014. Percepatan perluasan dan peremajaan tanaman kopi. Tersedia online pada: http://www.ditjenbun.pertanian.go.id

Erdiansyah, N. P., dan Yusianto. 2012. Hubungan Intensitas Cahaya di Kebun dengan Profil Citarasa dan Kadar Kafein beberapa Klon Kopi Robusta. Pelita Perkebunan. 28(1) 2012, 14-22.

Grigg, D. 2002. The Worlds of Tea and Coffee: Pattern of Consumtion. Geo-Journal 57, 283-294.

Hermawan, A. 2011. Perancangan Mesin Pengupas Kulit Kopi. Proyek Akhir. Universitas Negeri Yogyakarta. Yogyakarta.

Herwanto, T., Dadi, R dan Totok, P. 1999. Penilaian Performance Indeks Komponen Rice Milling Unit (RMU). Laporan Penelitian Jurusan Teknologi Pertanian. Faklutas Pertanian.

International Coffee Organization (ICO). 2014. Statistics world coffee compsution. Available online at http://www.ico.org

Kastaman, R. 2004. Ekonomi Teknik untuk Pengembangan Kewirausahaan. Bandung: Pustaka Giratuna dan ELOC-Universitas Padjadjaran.

OSHA 1910.95. Hubungan Intensitas Kebisingan dengan Lama Jam Kerja per Harinya sesuai dengan Standar tingkat kebisingan. Occupational Safety and Health Administration.

Pujawan, I. N. 2008. Ekonomi Teknik . Surabaya: Guna Widya.

RNAM (Regional Network Agriculture Machiner). 1995. Test Codes and Prosedures for Farm Machinery.Unindo, United State of America.

Sukirno, M.S. 1999. Mekanisasi Pertanian. Pokok Bahasan Alat Mesin Pertanian dan Pengelolaannya. Diktat Kuliah. GM, Yogyakarta.

Sularso dan Suga Kiyokatsu. 1997. Dasar Perencanaan Dan Pemilihan Elemen

Thuessen, G.J and W.J. Fabrycky. 1993 Engineering Economy, 8th Edition. Prentice Hall. New Jersey.

Zain, S., Suhadi, Sawitri, dan U. Ibrahim. 2005. Teknikk Penanganan Hasil Pertanian. Sumedang: Universitas Padjadjaran.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.