Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Kualitas Buah Apel Dengan Menerapkan Metode MOORA (Studi Kasus: Supermarket Brastagi Buah)

Guswita Dewi, Novia Wulandari, Reni Risnawati

Abstract


Supermarket ternama di Medan maka wajib bagi Swalayan  Brastagi Medan untuk menjaga kualitas produk-produk terbaik yang dipasarkan. Dengan penjabaran latar belakang tersebut maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian terhadap pengambilan keputusan dalam penentuan kualitas buah apel yang dipasarkan dan ingin mengembangkan sistem yang telah berjalan. Decision Support System (DSS) atau sistem Pendukung Keputusan (SPK) secara umum didefenisikan  sebagai sebuah sistem yang mampu memberikan kemampuan baik kemampaun pemecahan masalah maupun kemampuan pengkomunikasian untuk masalah semi-terstruktur. Apel adalah jenis buah-buahan, atau buah yang dihasilkan dari pohon buah apel. Buah apel biasanya berwarna merah kulitnya jika masak dan (siap dimakan), namun bisa juga kulitnya berwarna hijau  atau kuning. Kulit buahnya agak lembek, daging buahnya keras. Pada penenlitian ini penulis melakukan penelitian pada Swalayan Brastagi Medan. Metode MOORA membutuhkan proses normalisasi matrik keputusan (X) ke suatu skala yang dapat diperandingkan dengan semua rating alternatif yang ada. Sebagai salah satu pusat sepermarket ternama di medan maka wajib bagi swalayan Brastagi Medan untuk menjaga kualitas produk-produk yang dipasarkan.

Kata Kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Kualitas Buah Apel, Metode MOORA


Full Text:

PDF

References


S. Kusumadewi, S. Hartati, A. Harjoko, and R. Wardoyo, Fuzzy Multi-Attribute Decision Making (Fuzzy MADM). Yogyakarta: Graha Ilmu, 2006.

Kusrini, Konsep dan Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan. Yogyakarta: Andi, 2007.

J. Afriany, L. Ratna, S. Br, I. Julianty, and E. L. Nainggolan, “Penerapan MOORA Untuk Mendukung Efektifitas Keputusan Manajemen Dalam Penentuan Lokasi SPBU,” vol. 5, no. 2, pp. 161–166, 2018.

M. Mesran, S. D. Nasution, S. Syahputra, A. Karim, and E. Purba, “Implementation of the Extended Promethee II in Upgrade Level of Mechanic,” Int. J. Sci. Res. Sci. Technol., vol. 4, no. 2, pp. 125–130, 2018.

P. Karande, E. K. Zavadskas, and S. Chakraborty, “A study on the ranking performance of some MCDM methods for industrial robot selection problems,” Int. J. Ind. Eng. Comput., vol. 7, no. 3, pp. 399–422, 2016.

S. Chakraborty, “Applications of the MOORA method for decision making in manufacturing environment,” Int. J. Adv. Manuf. Technol., vol. 54, no. 9–12, pp. 1155–1166, 2011.

N. W. Al-Hafiz, Mesran, and Suginam, “Sistem Pendukung Keputusan Penentukan Kredit Pemilikan Rumah Menerapkan Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis ( Moora ),” KOMIK (Konferensi Nas. Teknol. Inf. dan Komputer), vol. I, no. 1, pp. 306–309, 2017.

Mesran, R. K. Hondro, M. Syahrizal, A. P. U. Siahaan, R. Rahim, and Suginam, “Student Admission Assessment using Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA),” J. Online Jar. COT POLIPT, vol. 10, no. 7, pp. 1–6, 2017.

G. V S, “Application of MOORA method for parametric optimization of milling process,” Int. J. Appl. Eng. Res., vol. 1, no. 4, pp. 743–758, 2011.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Seminar Nasional Sains dan Teknologi Informasi (SENSASI)