Analisis Metode K-Means pada Kasus Ekspor Barang Perhiasan dan Barang Berharga Berdasarkan Negara Tujuan
Abstract
Saat ini Indonesia menjadi salah satu negara pengekspor ke negara-negara maju dan berkembang. Ekspor memiliki banyak keuntungan. Penelitian ini membahas tentang Analisis Metode K-Means pada Kasus Ekspor Barang Perhiasan dan Barang Berharga Berdasarkan Negara Tujuan Utama. Data diperoleh dari situs resmi pemerintahan yaitu Badan Pusat Statistik Indonesia yang dikelola oleh Direktorat Bea Cukai. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan data tahun 2012-2017 yang terdiri dari 11 negara tujuan utama ekspor perhiasan dan barang berhargayaitu Swiss, Singapura, Hongkong, Uni Emirat Arab, Afrika Selatan, Taiwan, Amerika Serikat, India, Australia, Italia, dan negara lainnya. Variabel yang digunakan ada 2, yang pertama jumlah ekspor berat bersih dan yang kedua nilai Free On Board (FOB). Data tersebut dicluster menjadi 2, yaitu cluster ekspor tingkat tinggi(C1) dan cluster ekspor tingkat rendah(C2). Sehingga diperoleh informasi hasil pengelompokan data baru yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah maupun perusahaan-perusahaan agar memprioritaskan serta dapat lebih meningkatkan kegiatan ekspor perhiasan dan barang berharga berdasarkan klaster yang telah dilaksanakan.
Kata Kunci: Data mining, K-Means, Clustering, Ekspor Perhiasan, Informasi.Full Text:
PDFReferences
A. P. Windarto, “Penerapan Data Mining Pada Ekspor Buah-Buahan Menurut Negara Tujuan Menggunakan K-Means Clustering,” Techno.COM, vol. 16, no. 4, pp. 348–357, 2017.
P. Alkhairi and A. P. Windarto, “Penerapan K-Means Cluster Pada Daerah Potensi Pertanian Karet Produktif di Sumatera Utara,” pp. 762–767, 2019.
I. Parlina, A. P. Windarto, A. Wanto, and M. R. Lubis, “MEMANFAATKAN ALGORITMA K-MEANS DALAM MENENTUKAN PEGAWAI YANG LAYAK MENGIKUTI ASESSMENT CENTER,” vol. 3, no. 1, pp. 87–93, 2018.
S. Agustina, D. Yhudo, H. Santoso, N. Marnasusanto, A. Tirtana, and F. Khusnu, “CLUSTERING KUALITAS BERAS BERDASARKAN CIRI FISIK MENGGUNAKAN METODE K-MEANS Algoritma.”
M. G. Sadewo, A. P. Windarto, and D. Hartama, “PENERAPAN DATAMINING PADA POPULASI DAGING AYAM RAS PEDAGING DI INDONESIA BERDASARKAN PROVINSI MENGGUNAKAN K-MEANS,” pp. 60–67, 2016.
“DATA MINING : PENERAPAN RAPIDMINER DENGAN K-MEANS CLUSTER PADA DAERAH TERJANGKIT DEMAM BERDARAH DENGUE ( DBD ) BERDASARKAN PROVINSI,” vol. 3, no. 2, pp. 173–178, 2018.
M. G. Sadewo, A. P. Windarto, and S. R. Andani, “PEMANFAATAN ALGORITMA CLUSHTERING DALAM MENGELOMPOKKAN JUMLAH DESA / KELURAHAN YANG MEMILIKI SARANA KESEHATAN,” vol. I, pp. 124–131, 2017.
J. Informatika, W. Mega, and P. Dhuhita, “CLUSTERING MENGGUNAKAN METODE K-MEANS UNTUK,” vol. 15, no. 2, 2015.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2019 Seminar Nasional Sains dan Teknologi Informasi (SENSASI)