Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menerapkan Metode WASPAS Untuk Menentukan Guru Bidang Kesiswaan

Sinta M Panjaitan, Sriani Oktavia Manik, Alwin Fau

Abstract


Sekolah saat ini menjadi kebutuhan setiap orang. Sekolah menjadi alat untuk memulai proses belajar untuk mengetahui ilmu pendidikan. Sekolah tidak akan pernah terlepas dari kata guru, dimana setiap guru pasti memiliki jurusan atau bidang masing-masing. Terkhususnya dibidang kesiswaan, guru dalam bidang ini seharusnya mampu menguasai emosional siswa, memahami kepribadian setiap siswa, mampu bersikap jujur dan pastinya memiliki psikologis yang baik. Namun ada sebagian guru tidak dapat berkarakter seperti yang ditentukan diatas dikarenakan dalam pemilihan guru bidang kesiswaan dilakukan tanpa mengikuti persyaratan yang sudah ditentukan atau proses yang dilakukan tidak transparansi sehingga tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.  Oleh karena itu perlu adanya sebuah sistem pendukung keputusan untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan menerapkan metode WASPAS(Weighted Aggregated Sum Product Assessment).


Full Text:

PDF

References


E. D. Marbun, L. A. Sinaga, E. R. Simanjuntak, D. Siregar, and J. Afriany, “Penerapan Metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment Dalam Menentukan Tepung Terbaik Untuk Memproduksi Bihun,” vol. 5, no. 1, pp. 24–28, 2018.

R. Manurung, R. Sitanggang, and F. T. Waruwu, “Penerapan Metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment Dalam Penentuan Penerima Beasiswa Bidik Misi,” vol. 5, no. 1, pp. 79–84, 2018.

S. Barus, V. M. Sitorus, D. Napitupulu, M. Mesran, and S. Supiyandi, “Sistem Pendukung Keputusan Pengangkatan Guru Tetap Menerapkan Metode Weight Aggregated Sum Product Assesment ( WASPAS ),” MEDIA Inform. BUDIDARMA, vol. 2, no. 2, pp. 10–15, 2018.

M. Ickhsan, D. Anggraini, R. Haryono, and S. H. Sahir, “Sistem Pendukung Keputusan Pemberian Kredit Usaha Rakyat Menggunakan Metode Weighted Aggregated Sum Product Assesment ( WASPAS ),” vol. 5, no. 2, pp. 97–102, 2018.

G.-H. Tzeng and J.-J. Huang, Multiple Attribute Decision Making Method And Applications. CRC Press, 2011.

S. Kusumadewi, S. Hartati, A. Harjoko, and Retantyo Wardoyo, “Fuzzy Multi Attribute Decision Making (FUZZY MADM),” Ed. Pertama Cetakan Pertama. Graha Ilmu. Yogyakarta., 2006.

D. Nofriansyah and S. Defit, Multi Criteria Decision Making (MCDM) pada Sistem Pendukung Keputusan. 2018.

D. Nofriansyah, Konsep Data Mining Vs Sistem Pendukung Keputusan. 2015.

M. K. Kusrini, “Konsep dan Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan,” pp. 11–24, 2007.

S. C. and E. K. Zavadskas, “Applications of WASPAS Method in Manufacturing Decision Making,” Informatica, vol. 25, pp. 1–20, 2014.

E. Purba, “Peranan Teknologi Informasi Dalam Mengefektifkan Keputusan Pemberian Dana Corporate Social Responsibilty ( CSR ),” Media Inform. Budidarma, vol. 2, no. 3, pp. 69–75, 2018.

P. Simanjuntak, I. Irma, N. Kurniasih, M. Mesran, and J. Simarmata, “Penentuan Kayu Terbaik Untuk Bahan Gitar Dengan Metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment ( WASPAS ),” J. Ris. Komput., vol. 5, no. 1, pp. 36–42, 2018.

E. K. Zavadskas, J. Antucheviciene, J. Saparauskas, and Z. Turskis, “MCDM methods WASPAS and MULTIMOORA: Verification of robustness of methods when assessing alternative solutions,” Econ. Comput. Econ. Cybern. Stud. Res., vol. 47, no. 2, 2013.

P. Karande, E. K. Zavadskas, and S. Chakraborty, “A study on the ranking performance of some MCDM methods for industrial robot selection problems,” Int. J. Ind. Eng. Comput., vol. 7, no. 3, pp. 399–422, 2016.

N. M. Masitah Handayani, “IMPLEMENTASI METODE WEIGHT AGGREGATED SUM PRODUCT ASSESMENT (WASPAS) DALAM PEMILIHAN KEPALA LABORATORIU,” no. Kisaran, Asahan, Sumu, p. hlm. 253 – 258.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Seminar Nasional Sains dan Teknologi Informasi (SENSASI)